[Video Youtube] Polisi Marahi Sopir Busway Padahal Pemotor yang Salah Masuk Jalur

Polisi Salahkan Sopir Busway
Polisi Salahkan Sopir Busway
[Video Youtube] Polisi Marahi Sopir Busway Padahal Pemotor yang Salah Masuk Jalur : Suatu video perihal polisi yang menilang sopir busway lantaran punya masalah dengan seseorang pemotor nampak di jejaring sosial Facebook. Polisi itu diteriaki oleh beberapa penumpang lantaran dikira tidak adil pada sopir Trans Jakarta itu.

Video berdurasi 1 menit 30 detik itu merekam adegan seseorang polisi yang tengah berdiri dibagian depan bus tempat sopir Tran Jakarta menyetir. Polisi itu tampak bicara dengan sang sopir, tak tahu apa yang dibicarakan serta apa masalahnya dengan pemotor itu.

Beberapa penumpang busway bernomor 0149 itu geram serta berteriak pada polisi. Mereka menyampaikan insiden di jalur TranJ itu bukanlah salah sopir namun salah pemotornya yang mengambil jalur Busway.

 " Yang salah motor Pak, masuk jalur busway. Yang salah motor, 'amukan beberapa penumpang yang ada didalam bus.

Waktu polisi tengah meminta SIM di dalam teriakan penumpang, mendadak nampak pengendara motor yang turut menentramkan penumpang. Pemotor itu seseorang laki-laki kenakan baju serta celana pendek tanpa ada memakai helm. Dia tampak dalam keadaan baik serta bahkan juga dapat bicara kencang.

 " Minta maaf, harap tenang, " tuturnya berteriak.

Tetapi bukannya tenang, beberapa penumpang malah makin geram dengan kemunculan pengendara itu. " Anda yang salah masuk jalur busway, 'teriak penumpang kesal

Bahkan juga salah satu penumpang meminta pada petugas polisi untuk menilang pengendara lantaran tak menggunakan helm.

 " Itu tidak gunakan helm masak gak ditilang, " teriak salah satu penumpang pada polisi.


Petugas yang mendengar hal semacam itu lalu balik berteriak pada beberapa penumpang. " Saya memiliki hak, saya aparat, 'teriak dia yang berseragam polisi komplit itu.

Belum di ketahui di tempat mana insiden ini berlangsung. Jati diri sopir serta pemotor juga belum diketahui.

Pihak Trans JAkarta belum dapat di konfirmasi berkenaan permasalahan ini.

Berita terbaru lainnya :