video rekaman HP laka lantas bus Sugeng Rahayu surabaya-madiun

 



Kecelakaan bus yang fatal terjadi lagi. Peristiwa ini terjadi di Kabupaten Madion, Jawa Timur. Sedikitnya ada tiga kendaraan yang terlibat, yakni bus Sugenrahayu, truk, dan sepeda motor. Kapolsek Lak Madioun Ipda Nanang Setiavan membenarkan bahwa korban adalah pengendara sepeda motor. Sepeda motor yang dikendarainya terjatuh dan langsung ditabrak bus di seberangnya.


"Korban adalah seorang mahasiswa Yudha Adi Pratama (18 tahun), dari  Desa Gunungsari, kec Jatisrono, kab. Wonogiri," kata Nanang seperti dikutip dari Kompas. Saat kecelakaan, bus Sugeng Rahayu dengan nopol  W 7108 UZ dikendarai oleh Sadar Vendra Kenchana dari Madiun menuju Surabaya.


Setelah sampai di TKP, bus menyalip mobil lain di depan dan melewati marka jalur terus karena berada di tikungan.


Tak lama kemudian, bus tersebut bertabrakan dengan sepeda motor Honda Supra bernomor AD 4655 PI yang melaju dari arah berlawanan. Karena bus macet, sepeda motor tidak bisa menghindari pengereman mendadak truk. Pengemudi berbelok ke kiri setelah menabrak sepeda motor dan menabrak truk yang sedang parkir. Menanggapi hal itu, Direktur Pelatihan Konsultan Keamanan Indonesia Soni Susmana (Soni Susmana) mengatakan, ketika melihat marka jalan tidak rusak, dia tidak menyarankan pengemudi memotongnya.


Menurutnya, marka jalan dirancang untuk meminimalisir kecelakaan dan meningkatkan keselamatan pengguna jalan. "Pengemudi harus mengerti arti dan bahayanya. Sony mengatakan kepada Kompas.com (9 Januari 2021): "Marka jalan tidak akan dilanggar, yang berarti bahkan jika mereka dapat mengikuti, mereka tidak dapat mengikuti. "Karena bahaya, seperti di tikungan, jembatan, atau tempat ramai. ," katanya.


Pada saat yang sama, Marcell Kurniavan, direktur pelatihan The Real Driving Center, menyatakan bahwa pengemudi harus mematuhi peraturan lalu lintas. Dia mengatakan, pengemudi tidak boleh menyalip di jalan yang marka jalurnya penuh dan saat berbelok. Sebagai pengemudi harus bisa memprediksi hal-hal yang tidak terduga. Bisa saja terjadi kejadian seperti yang ada di video, atau bisa juga ada sepeda motor, anak atau sapi lewat di belakang truk yang berlawanan dan menjadi titik buta kita, kata Marcel.


Bus Sugen Rahayu jatuh di Madiun dan menewaskan pengendara sepeda motor


Bus Sugeng Rahayu menabrak sepeda motor di Jalan Raya Madiun Surabaya. Seorang pengendara sepeda motor tewas dalam kecelakaan tersebut.

“Bus Sugen Rahayu terlibat dalam kecelakaan itu. Korban pengendara sepeda motor tewas,” kata Kapolsek Lucky Madiun Ipda Nanang Setiawan usai dikonfirmasi detikcom, Selasa (31/8/2021).


Korban adalah Yudha Adi Pratama (18 tahun) yang tinggal di Jatisrono, Wonogiri. Kecelakaan itu juga melukai lima penumpang bus Sugonlahayu.


“Kecelakaan itu juga mengakibatkan lima orang luka ringan,” kata Nanang Nanang menjelaskan, kecelakaan bermula saat bus W 7108 UZ Sugeng Rahayu melaju dari Karuban menuju Surabaya. Setelah sampai di lokasi, bus menyalip kendaraan lain dan menyalip marka jalan.


Padahal, dilihat dari sisi sebaliknya, korban mengendarai sepeda motor Supra dengan nomor alarm AD 4655 PI. Tabrakan tak terhindarkan. Awalnya bus Sugenrahayu melaju dari barat ke timur. Saat tiba, ia menyalip kendaraan lain yang melaju di depannya dan melintasi jalur. Bus bertabrakan dengan sepeda motor yang melaju dari arah berlawanan. Kata Nanan.


Setelah menabrak sepeda motor, bus berbelok ke kiri dan menabrak truk dengan Nopol AE 8795 NH, katanya. Setelah kami menabrak truk, kami menabrak pohon, roda jatuh ke parit dan berhenti di sisi jalan.


Viral video kecelakaan bus sugeng rahayu, penumpang terpental dan satu orang meninggal


Serangkaian tabrakan yang melibatkan tiga kendaraan terjadi secara bersamaan di Jalan Nasional Madiun-Surabaya. Akibatnya, satu korban tewas dalam kejadian tersebut dan enam lainnya luka-luka.


Saat itu, Sadar Vendra Kencana (Sadar Vendra Kencana) berusia 27 tahun sedang mengemudikan bus yang penuh penumpang. Setelah tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP), bus ini mengalami kecelakaan dengan dua kendaraan lainnya.


Yakni sepeda motor Honda Supra bernomor AD 4655 PI dikendarai Yudha Adi Pratama (18 tahun), Yudha Adi Pratama, Jatisrono, warga Desa Gunungsari Wonogiri, dan truk Mitsubishi bernomor AE 8795 NH, pengemudi 33 Aziz Widodo, Xiaoma, Magetan, warga Desa Gonggang.


Waris, seorang penumpang bus dari Magetan, mengatakan: “Ketika terjadi tabrakan, orang-orang langsung terpental.” Bus malang itu akhirnya menabrak pohon di sisi utara jalan, menyebabkan sisi kiri jalan tertimpa pohon.


Itu terjadi setelah sopir bus berusaha menghindari sepeda motor. ''Motornya jatuh duluan. Bus berusaha mengelak ke kiri lalu bertabrakan dengan truk," kata Varys yang duduk di belakang sopir.


Namun, Varys, yang dahinya terluka, berbeda dari apa yang dikatakan polisi. Kanitlaka Satlantas Madiun Polres Ipda Nanang Setyawan mengatakan, kecelakaan itu disebabkan kelalaian sopir bus saat menyalip dan meninggalkan marka jalan.


Nanang mengatakan: "Bus menyalip, bertabrakan dengan sepeda motor dari arah berlawanan, lalu berbelok ke kiri dan menabrak truk yang sedang parkir." Jalan Raya Madiun-Surabaya Kecelakaan lalu lintas (kecelakaan) memasuki desa Saradan Pjajaran Bus Nopol W 7108 UZ dari Sugeng Rahayu berjalan dari barat.


Bus SuGeng Rahayu jatuh dalam hitungan detik, sambil menghindari tabrakan sepeda motor


Baru-baru ini, kecelakaan besar terjadi di jalur Saradan-Madioun-Regensi pada Selasa sore (31/8/2021). Baik bus maupun pengendara sepeda motor dari Sugen Rahai turut serta dalam insiden tersebut.


Video kecelakaan itu menjadi viral di media sosial. Salah satunya diunggah oleh akun Instagram @magetanviral dan diunggah kembali oleh @infonganjuk pada Rabu (1/9/2021). Ini adalah gambaran lengkap.


Menurut klip video yang direkam oleh penumpang bus, kecelakaan itu terjadi ketika bus menyalip mobil penumpang dan truk. Sebuah truk lewat di sisi yang berlawanan, tetapi sopir truk itu siap memberi jalan. Namun tiba-tiba sebuah sepeda motor jatuh di belakang truk. Saat ini diketahui apakah pengendara sepeda motor terjatuh akibat menabrak badan truk di depannya.


Karena itu, sopir bus Sugen Rahayu terkejut dan tidak bisa melarikan diri. Akibatnya, bus biru itu langsung mengalami kecelakaan besar. Bahkan dalam rekaman video, situasi di dalam bus memang semrawut. "Astagfirullahal adzim, Allah, Allah Akbar," kata seorang penumpang bus.


Korban meninggal


Dalam video kedua yang diunggah, bus Sugenrahayu menabrak puing-puing dalam kondisi rusak. Karena itu, terjadi kemacetan lalu lintas. Pria yang merekam video tersebut juga menjelaskan bahwa ada seseorang yang tewas di tengah jalan. Menurut dia, korban sudah meninggal dunia. "Yang jelas korban sudah meninggal," katanya.


Sengeng Rahayu Ringsek bus

Pada Selasa (31 Agustus 2021), akun TikTok @tersakitilagi74 juga mengunggah video tentang kejadian tersebut. Setelah kecelakaan itu, pemilik akun Katur Agung mengungkapkan status bus tersebut kepada Sugen Rahai.


Bus menabrak pohon, patah cabang, dan jatuh ke jalan aspal. Bus juga mengalami kerusakan di bagian depan, terutama di sebelah kiri. "Pastikan keselamatan penumpang," tulisnya dalam video.


Ulasan

Video ini telah mendapat lebih dari 2.000 suka dan banyak komentar dari netizen. Seseorang bertanya kepada para korban kecelakaan besar itu.


"Apakah ada yang mati, saudara?" -Jelaskan Aries.


“Lokasi bus ini memang salah. Saat jembatan masih kecil, bus berada di jalur kanan. Lokasi truk tidak terduga karena bus masuk jalur,” jelas Shaa.


"Saya tidak heran busnya begitu sembrono, saya senang saya tidak memikirkan Burin," komentar Sanddem.


"Sopir bus perlu membayar gaji bulanan agar dia tidak terburu-buru untuk mendapatkan setoran," tulis saya.